1. Apa definisi electronic commerce (EC) dan pengkategoriannya?
2. Jelaskan konsep dan struktur EC !
3. Sebutkan tipe – tipe transaksi yang melalui EC !
4. Model – model bisnis apa saja yang terdapat di EC ?
5. Jelaskan manfaat EC bagi perusahaan, konsumen dan masyarakat !
6. Faktor – faktor apa saja yang harus diperhatikan untuk kesuksesan e-Commerce? Sebut 3 faktor !
Jawaban
1. Definisi E-commerce dari beberapa perspektif:
- Komunikasi : pengiriman barang, jasa, informasi, atau pembayaran melalui jaringan komputer atau sarana electronik lainnya
- Perdagangan : penyediaan sarana untuk membeli dan menjual produk, jasa, dan informasi melalui Internet atau fasilitas online lainnya
- Proses Bisnis: menjalankan proses bisnis secara elektronik melalui jaringan elektronik, menggantikan proses bisnis fisik dengan informasi
- Layanan: cara bagi pemerintah, perusahaan, konsumen, dan manajemen untuk memangkas biaya pelayanan/operasi sekaligus meningkatkan mutu dan kecepatan layanan bagi konsumen
- Pembelajaran: sarana pendidikan dan pelatihan online untuk sekolah, universitas, dan organisasi lain termasuk perusahaan
- Kolaborasi: metoda kolaborasi antar dan intra organisasi
- Komunitas: tempat berkumpul (mangkal) bagi anggota suatu masyarakat untuk belajar, mencari informasi, melakukan transaksi, dan berkolaborasi
Kategori E-commerce
Pure vs. Partial EC : tergantung dari derajat digitasi (transformasi dari fisik ke
digital):
1. produk (jasa) yang dijual;
2. proses bisnis; dan
3. agen penyalur (dengan digital intermediary)
Perusahaan Brick & Mortar : yaitu perusahaan model “ekonomi lama” yang melakukan sebagian besar aktivitas bisnisnya secara manual (off-line), menjual produk fisik melalui agen penyalur fisik
Perusahaan Virtual (pure-play) : semua aktivitas bisnis dilakukan online
Perusahaan Click & Mortar : melakukan aktivitas EC, tetapi aktivitas bisnis utama
dilakukan di dunia fisik
Pasar elektronik (e-marketplace) : pasar online dimana pembeli dan penjual bertemu untuk bertukar produk, jasa, uang, atau informasi.
2. Konsep E-commerce (EC) :
- Internet berkembang menjadi saluran distribusi global utama untuk produk, jasa, lapangan pekerjaan bidang manajerial dan profesional
- Dampaknya mengubah perekonomian, struktur pasar dan industri, produk dan jasa serta aliran distribusinya, segmentasi pasar, nilai bagi konsumen, perilaku konsumen, lapangan pekerjaan dan pasar tenaga kerja
- Dampaknya juga terjadi pada masyarakat dan politik, dan perspektif kita terhadap dunia dan diri kita didalamnya
Dua tipe umum e-commerce :
- business-to-consumer (B2C) : transaksi online terjadi antara perusahaan dengan konsumen individual
- e-tailing: ritel online, biasanya B2C
- business-to-business (B2B): perusahaan melakukan transaksi online dengan perusahaan lain.
Infrastrukturnya :
- Internet: jaringan global
- Intranet: jaringan milik perusahaan atau organisasi yang menggunakan teknologi Internet, seperti protokol Internet, browser Web, dsb.
- Extranet: jaringan melalui Internet yang menghubungkan beberapa intranet
Selain infrastruktur, aplikasi EC juga ditunjang oleh lima pilar:
- SDM (People)
- Peraturan/perundangan publik (Public Policy)
- Pemasaran dan periklanan (Marketing and Advertisement)
- Layanan-layanan pendukung (Support and Services)
- Kemitraan usaha (Business Partnerships)
3. Tipe – tipe transaksi melalui E-commerce (EC) :
Klasifikasi EC menurut Pola Interaksi/Transaksi :
B2B dan B2C
- Business-to-business-to-consumer (B2B2C): model EC dimana suatu perusahaan menjual produk atau jasa kepada perusahaan lain yang memiliki konsumennya sendiri.
- Consumer-to-business (C2B): model EC dimana individu menggunakan Internet untuk menjual produk atau jasa kepada perusahaan atau individu, atau untuk mencari penjual atas produk atau jasa yang diperlukannya.
- Consumer-to-consumer (C2C): model EC dimana konsumen menjual (bertransaksi) langsung kepada konsumen lain.
4. Model – model bisnis di E-commerce (EC) :
- Business Model: metoda melakukan usaha yang dapat menghasilkan revenue bagi perusahaan untuk menjamin kelangsungan hidupnya,
Tiga komponen utama:
a. Target konsumen dan potensinya
b. Modal persaingan: formula produk dan layanan
c. Profit yang dapat diperoleh
Model Bisnis Umum EC :
1. Penjualan online (langsung tanpa melalui perantara),
2. Sistem tender (reverse auction) elektronik: suatu model dimana seorang pembeli meminta kandidat penjual untuk mengajukan penawaran harga; pemenangnya yang mengajukan harga terendah,
3. Lelang dengan harga beli “name your own price”: suatu model dimana pembeli menentukan harga yang ia mampu bayar dan mengundang para penjual yang dapat menjual dengan harga tersebut,
4. Affiliate marketing: suatu perjanjian dimana rekanan pemasaran (perusahaan, organisasi, atau bahkan perorangan) mengacu konsumen ke situs Web penjual
5. Viral marketing: pemasaran dari “mulut ke mulut” dimana konsumen menganjurkan suatu produk atau jasa perusahaan kepada teman-temannya atau orang lain
6. Group purchasing: pembelian dalam skala besar yang memungkinkan sekelompok pembeli mendapatkan potongan harga
7. Lelang online
8. Personalisasi (kustomisasi) produk atau jasa; menciptakan produk atau jasa sesuai dengan spesifikasi yang diminta pembeli
9. Pasar elektronik (e-market) dan exchange
10. Integrator rantai pertambahan nilai (value chain integrator)
11. Penyedia layanan Value Chain Integrator
12. Broker informasi (brokerage)
13. Pertukaran barang (barter)
14. Keanggotaan (membership)
15. Fasilitator rantai pasokan (supply chain)
Model bisnis dapat berdiri sendiri atau kombinasi dari beberapa model atau kombinasi dengan model bisnis tradisional.
5. Manfaat E-commerce (EC) bagi perusahaan, konsumen dan masyarakat :
o Jangkauan global
o Pengurangan biaya operasi
o Perbaikan rantai pasokan
o Penambahan jam buka: 24/7/365
o Kustomisasi
o Model bisnis baru
o Spesialisasi vendor
o Kecepatan time-to-market
o Biaya komunikasi/koordinasi lebih rendah
o Efisiensi pengadaan
o Meningkatkan hubungan dengan konsumen
o Informasi yang up-to-date
o Tidak harus membayar pajak/biaya usaha fisik
o “Dimana saja – kapan saja”
o Lebih banyak pilihan produk dan jasa
o Harga lebih murah
o Pengiriman/pe- nyampaian segera
o Ketersediaan informasi
o Kesempatan berpartisipasi
o Wahana komunitas elektronik
o Personalisasi, sesuai selera
o Tidak dikenai pajak penjualan
o Memungkinkan telecommuting
o Peningkatan kualitas hidup
o Dapat menolong masyarakat yang kurang mampu
o Kemudahan mendapatkan layanan umum
6. Faktor – faktor yang harus diperhatikan untuk kesuksesan E-commerce (EC) :
- Pemilihan dan Nilai. Pemilihan produk yang menarik, harga yang kompetitif, jaminan kepuasan, dan dukungan terhadap kustomer setelah mereka membeli.
- Dayaguna dan Layanan. Cepat, navigasi yang mudah, berbelanja, dan pembelian, dan pengiriman barang dengan segera.
- Lihat dan Rasakan (Look and Feel). Web yang menarik, area website untuk berbelanja, halaman katalog produk multimedia, dan fitur-fitur berbelanja.
- Iklan dan Insentif. Penargetan iklan halaman web dan promosi lewat email, diskon dan penawaran khusus, termasuk iklan pada situs afiliansi.
- Perhatian secara Pribadi. Halaman Web pribadi, merekomendasikan produk yang sesuai dengan selera, iklan Web dan pemberitahuan melalui email, dan dukungan interaktif untuk semua kustomer.
- Hubungan Komunitas. Komunitas virtual untuk kostomer, suplier, perusahaan representatif dan lainnya via newsgroup, ruang chat, dan link ke situs yang berhubungan.
- Keamanan dan Dapat Dipercaya. Keamanan informasi kustomer, transaksi melalui website, informasi produk yang terpercaya, dan penyelesain pengiriman yang dapat dipercaya.